Monday, November 5, 2018

Apakah sebenarnya itu sistem cerdas?


Berawal dari sebuah prolematika yang menyatakan bahwa masalah yang dihadapi tidak bisa hanya melakukan pemrograman maka terciptalah sebuah sistem cerdas. Apa itu sistem cerdas? Sistem cerdas adalah kecerdasan yang diciptakan dan ditanamkan ke dalam suatu mesin (hardware) yang diharapkan dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Jadi membuat suatu sistem yang dapat berpikir, bertindak, menalar, memiliki perasaan layaknya manusia pada umumnya.
Sistem cerdas sendiri pun memiliki peranan untuk memudahkan dalam memecahkan suatu masalah dengan mengajari mesin tersebut, bukan dengan memerintahnya. Dengan berbagai keuntungan yang diberikan oleh sistem cerdas seperti membantu, memudahkan, dan mengefisienkan pekerjaan manusia. Banyak pakar yang akhirnya berlomba hingga taka da habisnya untuk menciptakan sebuah karya yang canggih dan berguna untuk manusia.
Seorang pakar teknologi berkebangsaan Amerika Serikat, Ray Kurzweil memprediksi komputer akan mencapai tingkat kecerdasan setara manusia pada 2029. Hal tersebut disampaikan Director of Engineering Google tersebut dalam sebuah wawancara pada Konferensi South by Southwest (SXSW) di Austin, Texas, AS. Tidak hanya Ray Kurzweil yang mengemukakan pendapat seperti itu, fisikawan Inggris Stephen Hawking, CEO Tesla Elon Musk dan pendiri Microsoft Bill Gates juga pernah mengemukakan hal serupa. Meski mereka cenderung memperingatkan dampak negatif hal tersebut, Kurzweil justru tidak khawatir kecerdasan buatan berpotensi memperbudak manusia. Bahkan Kurzweil sendiri memprediksi sekitar tahun 2030, kecerdasan buatan akan mulai berada dalam tubuh manusia, terhubung dengan bagian otak bernama neokorteks. Dengan bantuan kecerdasan buatan itu, manusia bisa menjadi lebih dalam hal apa pun yang ia inginkan, misalnya menjadi lebih jenaka maupun lebih piawai dalam bidang musik.
Dengan kondisi seperti sekarang saja dengan adanya alat teknologi yang ada seperti hp , laptop atau komputer saja sudah membua t manusia menjadi manusia yang hedonisme, bagaimana nanti  dengan perkembangan yang akan datang seperti yang dikatakan diatas dengan bantuan kecerdasan buatan menurut para ahli malah  akan memperbudak  manusia. Prediksi para ahli, kecerdasan buatan akan mulai berada dalam tubuh manusia, terhubung dengan bagian otak bernama neokorteks dan  manusia akan menjadi lebih dalam segala hal yang dinginkan.Namun manusia mempunyai karakter yang berbeda beda ,apabila dipasangkan pada manusia yang baik maka tidak akan mengkhawatirkan ,tapi apabila dipasangkan alat kecerdasan buatan tersebut pada manusia yang mempunyai karakter negatif  ini akan sangat membahayakan. Akan tetapi tetap saja banyak ahli yang mengembangkan sistem cerdas ini. Karena diharapkan nantinya sebuah mesin tidak lagi tergantung terhadap keputusan manusia dalam pengambilan keputusan.

Sebuah sistem cerdas memiliki 3 komponen dasar, diantaranya
·         Artificial Neural Network
Komponen yang pertama yaitu Artificial Neural Network, membahas tentang “bagaimana sel syaraf otak manusia bekerja?”. Artificial Neural Network (ANN) merupakan asitektur dari sel syaraf otak manusia serta simulasi bagaimana sel dyaraf otak bekerja. Artificial Neural Network atau dapat diartikan “Jaringan Syaraf Tiruan” merupakan studi tentang meniru cara kerja sel syaraf otak dimana dapat mengendalikan tindakan, tingkah laku sesuai dengan keadaan lingkungan, menghasilkan suatu respon seperti gerakan tubuh dan mimic wajah.
·         Artificial Intelligence 
Komponen yang kedua yaitu Artificial Intelligence, membahas tentang “bagaimana mesin dapat berpikir, berlogika, bertindak seperti manusia ?”. Artificial Intelligence (AI) merupakan  simulasi, sesuatu yang dimodelkan, mengkonsepkan bagaimana manusia itu berlogika. Artificial Intelligence (AI) atau dapat diartikan “kecerdasan buatan” merupakan studi tentang membuat teknologi dimana dapat melakukan hal-hal yang dapat dilakukan oleh manusia dan dapat membantu pekerjaan manusia. Dari berbagai sudut pandang, dari sudut pandang kecerdasan, Artificial Intelligence mampu membuat mesin menjadi cerdas karena dapat melakukan sesuatu seperti yang dilakukan manusia. Sehingga ketika ingin membuat sistem Artificial Intelligence (AI) perlu memikirkan bagaimana kita akan membuat sebuah mesin dengan simulasi dan model layaknya manusia dalam melakukan aktivitas.
·         Logika Fuzzy
Komponen yang ketiga yaitu logika fuzzy, membahas tentang “bagaimana manusia merasa?, bagaimana perasaan manusia bekerja?”. Logika fuzzy disebut logika yang samar (ambigu/ketidakjelasan) atau suatu konsep perasa. Logika yang samar artinya logika yang memiliki sebuah nilai yang tidak hanya bernilai benar atau salah, tetapi dapat bernilai diantara benar dan salah sebagai contoh “sedang”, “cukup” dan sebagainya.. Logika fuzzy digunakan agar mesin diharapkan dapat mempunyai unsur-unsur perasaan seperti manusia sehingga mesin tersebut dapat mempunyai keinginan, serta mengambil keputusan dengan perasaan layaknya manusia.

Terdapat 2 bagian utama yang dibutuhkan dalam sistem cerdas, diantaranya
1) Basis Pengetahuan (Knowledge Base) yang terdiri dari fakta-fakta, teori, pemikiran & hubungan antara satu dengan lainnya.
2)   Motor Inferensi (Inference Engine) yang merupakan kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman.


sumber : https://www.estudong.com/2017/03/kecerdasan-buatan-akan-membuat-mesin.html



No comments:

Post a Comment